TPA JATIWARINGIN BELUM PADAM, RAJEG ANGKAT TANGAN KE LANGIT: Sholat Tolak Bala Jadi Ikhtiar Terakhir

  • Bagikan

TANGERANGHarapanRakyat.co.id, –

Di tengah kepulan asap yang belum juga reda dari 15 hektare TPA Jatiwaringin, Pemerintah Kecamatan Rajeg memilih jalan langit.

Jumat pagi, halaman Kantor Kecamatan Rajeg penuh. Forkopimcam, perangkat desa, tokoh agama, GP Ansor, hingga Muhammadiyah duduk bersaf. Bukan untuk rapat. Tapi untuk Sholat Tolak Bala dan Sholat Hajat.

Dari Istisqa ke Tolak Bala
Awalnya diagendakan Sholat Istisqa memohon hujan. Namun Ustadz Syaifudin selaku Imam menjelaskan: Istisqa ada syarat puasa 3 hari.
_”Karena itu hari ini kita laksanakan Sholat Tolak Bala dan Sholat Hajat,”_ ujarnya.

Ikhtiar Lahir Batin
Camat Rajeg, Oman Apriaman, S.K.M., S.I.P., M.Si., menegaskan ini bukan pasrah.
_”Upaya teknis pemadaman terus maksimal. Tapi kami juga memohon pertolongan Allah SWT agar musibah ini segera berakhir dan diturunkan hujan,”_ kata Oman.

Ormas Turun, Bukan Cuma Doa
Dukungan datang dari GP Ansor Rajeg dan PC Muhammadiyah Rajeg.
Ketua PAC GP Ansor, Chaerul Fajri, tak hanya ikut sholat. Ia siapkan aksi nyata: pembagian masker untuk warga terdampak asap.
_”Kami berdoa agar kebakaran segera teratasi. Sambil itu kami jaga warga dari dampaknya,”_ ujarnya.

Ketua PC Muhammadiyah Rajeg, Sopyan Jahara Nur, S.E., mengapresiasi inisiatif ini.
_”Ini simbol kebersamaan. Di hari kerja pun antusiasme masyarakat tetap tinggi,”_ katanya.

Pertanyaan yang Menggantung
Sholat Tolak Bala ini jadi simbol. Simbol bahwa upaya manusia di lapangan sudah mentok, dan kini giliran langit yang diminta turun tangan.

Api di Jatiwaringin boleh belum padam. Tapi setidaknya, Rajeg tidak tinggal diam.

Linda | Team Read

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *