TANGERANG –HarapanRakyat.co.id |
Api boleh menghanguskan sampah. Tapi ia tidak bisa membakar akal sehat warga.
Kebakaran hebat yang melahap 15 hektare gunungan sampah TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, kini berbau janggal. Warga sekitar angkat bicara: “Ini tidak mungkin kebakaran biasa.”
KEJANGGALAN YANG TIDAK BISA DIABAIKAN:
1. Sampahnya Basah, Pak” – 24 Juni 2026
Tim harapanrakyat.co.id turun langsung ke TPA. Lokasi gunungan sampah belakang tumpukan dalam kondisi basah. Petugas TPA bernama DD saat itu sedang perbaiki Beko. Secara logika: Sampah basah + bonsos = tidak mungkin ada api.
2. Asap Kabut Muncul” – 28-29 Juni 2026
Dua hari sebelum kebakaran besar. Warga lapor:
_”Minggu 28 Juni subuh, asap sudah banyak ke arah berlawanan. Senin 29 Juni, kepulan asap sudah seperti kabut.”_
Titiknya? Area TPA sebelah Utara, tepat di sisi Kantor UPT. Bukan titik sampah kering.
3. “Ini Tidak Seperti Biasa”
Kebakaran kecil di TPA Jatiwaringin memang sering. Tapi warga tegas: “Tidak sebesar ini.” Skala 15 hektare hangus bukan insiden, ini bencana.
DUGAAN WARGA: ADA UNSUR SENGAJA
Rangkaian “asap misterius” 48 jam sebelum api besar memicu curiga kuat. Pertanyaannya kini: Siapa yang menyalakan? Siapa yang diuntungkan?
RESPON HUKUM SUDAH JALAN
Polresta Tangerang turun tangan. Kapolres Kombes Pol. Andy Muhamad Indra Waspada Amirulloh konfirmasi: *Penyidik sudah mulai Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket)* sejak laporan masyarakat masuk. Kasus belum padam, dan apinya juga belum.
TUNTUTAN WARGA & MEDIA:
1. Polresta Tangerang: Jangan cuma Pulbaket. Naikkan status. Usut tuntas jejak “asap kabut” 28-29 Juni. Periksa CCTV, saksi, dan pihak yang punya akses ke area UPT Utara.
2. DLHK & UPT TPA Jatiwaringin: Buka data log aktivitas alat berat, penjagaan, dan akses masuk 48 jam sebelum kebakaran. Publik berhak tahu.
3. Pemkab Tangerang: Jika terbukti kelalaian atau kesengajaan, jangan ada yang ditutup-tutupi. 15 hektare itu milik rakyat, bukan milik pembakar.
Penutup dari Warga:
_”Kami cuma mau kebenaran. Kalau ini kecelakaan, buktikan. Kalau ini dibakar, tangkap. Jangan biarkan Jatiwaringin jadi abu tanpa ada yang bertanggung jawab.”_
Linda | Team Read













